hub :
1.suryalaya.org
2.amaliyahtqn.blogspot.com
THORIQOOT QOODIRIYYAH WAN NAQSABANDIYYAH PONDOK PESANTREN SURYALAYA SYEKH AKMAD SHOHIBUL WAFA TAJUL ARIFIN ( ABAH ANOM )
Kamis, 26 Januari 2017
Rabu, 16 November 2011
Rabu, 10 Agustus 2011
TQN Losari: LIVE STREAMING INAYAH FM
TQN Losari: LIVE STREAMING INAYAH FM: "Browser not supported <--- VIA WINAMP"
Minggu, 10 Juli 2011
TATA CARA PELAKSANAAN SHOLAT SUNNAT NISFU SYA'BAN TAHUN 1432 H
Shalat sunat Nisfu Sya'ban tahun ini, dilaksanakan pada hari Minggu malam Sabtu, tanggal 16 Juli 2011 M (malam 15 Sya'ban 1432 H). Pada malam ini, ditutuplah "Buku Catatan Perjalanan Hidup" setiap manusia. Dan akan dibuka lembaran buku baru untuk tahun yang akan datang. Kita berharap, akhir dan awal dari lembaran buku catatan hidup kita diisi dengan amal kebaikan. Salah satunya adalah dengan melaksanakan Shalat sunat Nisfu Sya'ban. Shalat ini sebanyak 100 rakaat, 1000 kali membaca qulhuwalloohu ahad (QS Al-Ikhlash). Baca juga Maklumat Abah Anom yang ditandatangani pada 1 Juni 1982 mengenai hal ini. Baca Maklumatnya . Niatnya : Usholli sunnatan nisfu sya'ban rok'ataini (imaaman/ma'muuman) lillahi ta'alaa. Allaahu akbar (Aku niat shalat sunat nisfu sya'ban 2 rakaat (menjadi imam/makmum) karena Allah Ta'ala. Allahu akbar. Banyaknya : 100 rakaat (50 kali salam) lebih baik berjamaah. Bacaannya: Setiap rakaat setelah Fatihah membaca surat al-Ikhlas (Qulhu walloohu ahad) 10 kali Waktunya : Setelah shalat sunat ba'diyah Maghrib kemudian dilanjutkan setelah Isya (Fardhu Maghrib, dzikir, ba'diyah Maghrib, Nisfu Sya'ban, (masuk Isya), shalat sunat qobliyah Isya, Fardhu Isya, Ba'diyah Isya, dzikir, lanjutan Nisfu Sya'ban;). Do'a setelah shalat sunat Nisfu Sya'ban: Artinya : "Ya Allah! Tuhan yang membangkitkan dan tak ada yang sanggup membangkitkan kecuali Dia, ya Tuhan yang Maha Luhur dan Agung dan yang Maha Pemurah memberi nikmat-nikmat. Tidak ada Tuhan yang lain melainkan Engkau yang menolong orang-orang yang memohon pertolongan dan melindungi orang-orang serta mengamankan dari sekalian yang dikhawatirkan dan ditakuti. Ya Allah andai kata telah ditakdirkan di sisi Mu akan daku dalam buku Azaly, bahwa aku celaka dan sedikit rezeki, terusir dan diharamkan akan daku maka hapuskanlah (apa-apa yang tercatat/tertulis dalam buku Azaly itu) dengan kemurahan-Mu. Dan tetapkanlah di sisi-Mu dalam buku Azaly itu (tukarkanlah akan keadaan di azalyku itu) dengan kebahagiaan lagi memperoleh rezeki yang dipergunakan untuk kebaikan, sesungguhnya Engkau berkata dan kata-kata-Mu adalah benar; sebagaimana tercantum di dalam Kitab-Mu yang Engkau turunkan atas lisan Nabi-Mu yang diutus (Muhammad saw.), "Yakni dihapuskan Allah barang yang dikehendakinya (perkataan/pernyataan yang menyimpang) dan ditetapkan-Nya di sisi-Nya di Azaly". Ya Allah dengan keagunganMu pada malam Nisfu Sya'ban yang mulia / berkat ini, yang memisahkan kepadanya tiap-tiap perkara/keada PONDOK PESANTREN SURYALAYA Desa Tanjungkerta - Kecamatan Pagerageung Kabupaten Tasikmalaya Pos Box No. 1 Panumbangan Tasikmalaya | ||||||||||||||||
MAKLUMAT
Assalamu'alaikum wr.wb. 1. Sebagaimana kita maklumi bersama bahwa setiap bulan Sya'ban kita juga melaksanakan Shalat Sunnat Nisfu Sya'ban. Hal tersebut kita laksanakan berdasarkan keterangan dari Hadits Nabi Saw. yang terdapat dalam kitab al-Ghoniyyah litthoolibi thoriqil haq lisyaikhi 'abdil qoodiiril jailanil hasani (Dari kitab Ghoniyyah bagi orang-orang yang mencari jalan Allah yang haq, karangan Syekh Abdul Qodir Jailani keturunan Hasan bin 'Ali) halaman 192. | ||||||||||||||||
� | ||||||||||||||||
Artinya : Fasal ini menerangkan tentang shalat yang berlaku pada malam Nisfu Sya'ban. Adapun shalat yang dilaksanakan pada malam Nisfu Sya'ban adalah 100 rakaat dengan 1000 kali membaca Qul huwalloohu ahad. Pada setiap rakaat setelah membaca Fatihah kemudian membaca Qul Huwalloohu ahad 10 kali. Dan shalat semacam ini disebut sholaatul Khoiir; bermacam-macam keberkahannya. Ulama shalaf yang sholeh selalu berkumpul untuk melaksanakan shalat ini (shalat Nisfu Sya'ban) serta dilaksanakan dengan cara berjamaah. Di dalam shalat sunat nisfu ini terdapat keutamaan yang banyak dan pahala yang berlipat ganda. Diriwayatkan dari al-Hasan Rohimahullooh, sesungguhnya ia berkata : telah memberitakan kepadaku 30 orang Sahabat-sahabat Rasulullah Saw. "Sesungguhnya siapa-siapa yang mengerjakan shalat pada malam ini yakni (malam Nisfu Sya'ban), maka Allah memberi kepadanya 70 kali penglihatan dan Allah memberi kepadanya pada setiap penglihatan 70 kebutuhan, pemberian yang paling rendah adalah ampunan Allah Swt. 2. Himbauan khusus kepada para Muballigh PP. Suryalaya. Abah mengharapkan kiranya agar para Muballigh : | ||||||||||||||||
a. Tetap menjadi contoh tauladan bagi para kaum Muslimin Muslimat Ikhwan Tarekat Qoodiriyyah Naqsyabandiyyah baik tingkah lakunya, ucapannya, perbuatannya maupun amaliyahnya. | ||||||||||||||||
b. Sebaiknya atau diharuskan untuk menseponsori dalam kebaikan, khususnya dalam amaliyah ubudiyah dan hendaknya selalu tampil menjadi pimpinan/imam begi para Ikhwan untuk melaksanakan shalat berjamaah, dzikir, khotaman dan ibadah-ibadah lainnya. | ||||||||||||||||
c. Dikala akan berdakwah ditengah-tengah Ikhwan TQN harus diawali dengan ibadaha berjamaah (shalat, dzikir, khotaman dan lain-lain). Kemudian harus menjadi keyakinan para Muballigh Muballighoh bahwa menyampaikan ilmu itu harus dapat dan harus bisa mengalamkan terlebih dahulu apa-apa yang telah di sampaikan kepada para Ikhwan TQN. | ||||||||||||||||
Bukankan Allah berfirman di dalam al-Qur'an surat al-Baqarah ayat 44 yang telah sama-sama kita ketahui : | ||||||||||||||||
Artinya : Mengapa kamu menyuruh orang lain (mengerjakan) kebaktian/kebajikan, sedang kamu melupakan diri (kewajiban)mu sendiri, padahal kamu membaca? Maka tidakkah kamu berfikir? | ||||||||||||||||
d. Jangan bertentangan segala ucap laku dengan TANBIH, yang isinya antara lain "Mengikuti perintah agama dan negara" | ||||||||||||||||
e. Agar lebih memperbanyak/memperdalam ilmu pengetahuan, baik pengetahuan agama maupun pengetahuan umum dalam rangka berhasilnya pelaksanaan dakwah islamiah. | ||||||||||||||||
| � | � | |||||||||||||||
| Demikian penjelasan mengenai shalat sunnat Nisfu Sya'ban. Mudah-mudahan amal kita semua mendapat ridho dari Allah Swt. Dan mudah-mudahan para Muballigh Muballighoh tambah giat dalam melaksanakan dakwah islamiyah di bumi negara tercinta ini, demi berkembangnya agama Islam umumnya dan Tarekat Qoodiriyyah Naqsyabandiyyah pada khususnya. Wa'alloohi tawakkalna wailahil mashiir Wassalamu'alaikum wr.wb. | ||||||||||||||||
| |
Minggu, 30 Januari 2011
TATA CARA PELAKSANAAN SALAT SUNAT LIDAF'IL BALA
TATA CARA PELAKSANAAN SALAT SUNAT LIDAF'IL BALA Sholat Sunat Lidaf'il Bala Rabu Terakhir Bulan Shofar pada tahun ini dilaksanakan pada tanggal 2 Pebruari 2011. dilaksanakan pada pagi hari setelah sholat Isyraq, Isti'adzah dan Istikharah. Pelaksanaan sholat sunat Lidaf'il Bala diambil dari keterangan yang tercantum dalam kitab al-Jawahir al-Khomsi halaman 51-52. dilaksanakan pada pagi hari Rabu terakhir bulan Shofar, sebanyak 4 rakaat 2 kali salam. Niatnya : - Surat al-Kaustar 17 kali, - Surat al-Ikhlash 5 kali, - Surat al-Falaq dan an-Nas masing-masing 1 kali Sebelum melaksanakan sholat membaca istighfar : Abdi neda panghampura. Ka Gusti Allah nu Agung, Ka Gusti Allah nu Agung. Teu aya deui Pangeran. Anging Allah, Anging Allah, anu hurip anu jumeneng ku Anjeun. Abdi tobat ka Pangeran, Abdi tobat ka Pangeran, saperti abdi nganiaya. Teu ngamilik diri abdina pribadi. Teu ngamilik madhorotna. Teu ngamilik manfaatna. Teu ngamilik kana maotna. Teu ngamilik kana hirupna. Teu ngamilik pigelarna. Do'a setelah shalat lidaf'il Bala: (Saya memohon ampun kepada Allah yang Maha Agung. Saya mengakui bahwa tidak ada Tuhan selain Allah. Tuhan yang hidup terus dan berdiri dengan sendiri-Nya. Saya mohon taubat selaku seorang hamba yang banyak berbuat dosa, yang tidak mempunyai daya upaya apa-apa untuk berbuat mudharat atau manfaat untuk mati atau hidup maupun bangkit nanti. Artinya : "Ya Alloh, aku berlindung kepada-Mu dengan kalimat-Mu yang sempurna dari angin merah dan penyakit yang besar di jiwa, daging, tulang dan urat. Maha Suci Engkau apabila memutuskan sesuatu hanyalah berkata kepadanya, "Jadilah" maka "jadilah ia". |
BERITA DUKA INNA LILLAHI WA INNA ILAIHI ROJI'UN Telah berpulang ke Rahmatulloh Bapak Zainal Asikin pada hari sabtu 29 Januari 2011 M bertepatan dengan tanggal 24 Safar 1432 H pada pukul 14.10 WIB di kediamannya Komplek Kampus Latifah Mubarokiyah Pondok Pesantren Suryalaya.. Almarhum merupakan salah satu pengurus Yayasan Serba Bakti Suryalaya Pusat masa hidmat 2008-2013 dengan jabatan sebagai sekretaris I. Semasa hidupnya beliau berkiprah di Yayasan Serba Bakti Suryalaya sejak tahun 1980-an dan banyak membantu kegiatan kegiatan yang dilaksanakan oleh Pondok Pesantren Suryalaya. Bagi ikhwan yang sering mengikuti amaliah manaqib di Suryalaya tentu pernah melihat eksistensi almarhum atau mendengar suaranya ketika beliau mengatur jalannya acara pelantikan pelantikan pengurus Yayasan Serba Bakti yang ada di daerah-daerah sebelum amaliah manaqib dimulai. Selain itu beliau juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial yang lainnya. Beliau menghembuskan nafas terakhirnya dalam usia 65 tahun.. Kepada ikhwan dan akhwat TQN Pondok Pesantern Suryalaya dimohon dengan ikhlas untuk melaksanakan salat ghoib, tahlil serta do'a-do'a yang lainnya dikhususkan untuk almarhum. Seperti yang tercantum dalam SURAT EDARAN Yayasan Serba Bakti suryalaya Pusat nomor 257/YSB-PPS/B.1/I/2011..
| ||
SURAT KEPUTUSAN Nomor : SKEP.360.PPS.XI.2008 TENTANG PENETAPAN / PENGANGKATAN PENGURUS YAYASAN SERBA BAKTI PONDOK PESANTREN SURYALAYA MASA HIDMAT 2008 - 2013
PONDOK PESANTREN SURYALAYA Desa Tanjungkerta - Kecamatan Pagerageung 46158 Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat - Indonesia Telp. (0265) 454830-455801 Fax. (0265) 455830 | |||||
SURAT KEPUTUSAN Nomor : SKEP.360.PPS.XI.2008 TENTANG PENETAPAN / PENGANGKATAN PENGURUS YAYASAN SERBA BAKTI PONDOK PESANTREN SURYALAYA MASA HIDMAT 2008 - 2013 | |||||
Bismillahirrahmanirrahim Dengan mengharap ridho Allah Subhanahu Wata'ala SESEPUH PONDOK PESANTREN SURYALAYA | |||||
MENIMBANG : | Bahwa dalam rangka pelaksanaan dan kelancaran tugas organisasi Yayasan Serba Bakti Pondok Pesantren Suryalaya, maka dipandang perlu segera terbentuk pengurus inti masa bakti tahun 2008 - 2013. | ||||
MENGINGAT : |
| ||||
MEMPERHATIKAN : |
| ||||
MEMUTUSKAN | |||||
MENETAPKAN : |
| ||||
Surat keputusan ini disampaikan kepada yang berkepentingan untuk diketahui dan dilaksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab. | |||||
| |||||
Minggu, 16 Mei 2010

PONDOK PESANTREN SURYALAYA
Desa Tanjungkerta - Kecamatan Pagerageung 46158
Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat - Indonesia
Telp. (0265) 454830-455801 Fax. (0265) 455830
M A K L U M A T
TELAH BERPULANG KE RAHMATULLAH
H. DUDUN NURSAIDUDDIN. Ar
Putera K.H.A. SHOHIBULWAFA TAJUL ARIFIN, ra. (Abah Anom)
Pada hari Minggu, 16 Mei 2010 M / 02 Jumadil Akhir 1431 H pukul 23.00 WIB. (Waktu Indonesia Bagian Barat) di Rumah Sakit Jasa Kartini Tasikmalaya.
Sesepuh dan Keluarga Besar serta ikhwan TQN Pondok Pesantren Suryalaya turut Bela Sungkawa, dan mendo’akan semoga Iman, Islam, Ihsan serta amal ibadah almarhum diterima oleh Allah Swt. Amin.
Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga Allah SWT. memberikan kesabaran dan kekuatan lahir bathin dalam menerima musibah ini.
Kepada para ikhwan TQN Pondok Pesantren Suryalaya, supaya dapat melaksanakan shalat Ghaib, tahlil serta do’a-do’a yang lainnya untuk almarhum.
Suryalaya, 16 Mei 2010aaaaaaaa
http://www.suryalaya.org/pictures/TTDAbahAnom.JPG
Rabu, 20 Januari 2010
Jumat, 01 Januari 2010
Senin, 21 Desember 2009
Khotaman latin
Ilaa hadhorotin nabiyyil musthofaa muhammadin shollalloohu' alaihi wasallam. Wa'alaa aalihii wa ash haabihii wa azwaajihii wa dzurriyyatihii wa liman dakhola fii baitihil kiroomi ajma'iin. Syaiun lillaahi lahum.al fateha.
Tsumma ilaa arwaahi aabaa ihii wa ummahaatihii wa ikhwaanihii minal anbiyaai wal mursaliin. Wa ilal malaa ikatil muqorrobiina wal karuubiyyina wasy syuhadaa'i wash shoolihiina wal aali kullin wa ash haabi kullin wa ilaa ruuhi abinaa Aadama wa ummina hawaa'a. Wamaa tanaasala bainahumaa ilaa yaumiddiin. Syaiun lillaahi lahum. AL-FATEHA.
Tsumma ilaa arwaahi saadaatina wa mawaaliina wa a immatinaa abi bakarin wa U'maro wa utsmaana wa aliyyi wa ilb baqiyyatish shohaabati wal qoroobati wattaabi'ina wa taabi'it taabi'iina lahum bi ihsaanin ilaa yaumiddin. Syaiun lillaahi lahum. AL FATEHAH.
Tsumma ilaa arwaahi aabaa ihii wa ummahaatihii wa ikhwaanihii minal anbiyaai wal mursaliin. Wa ilal malaa ikatil muqorrobiina wal karuubiyyina wasy syuhadaa'i wash shoolihiina wal aali kullin wa ash haabi kullin wa ilaa ruuhi abinaa Aadama wa ummina hawaa'a. Wamaa tanaasala bainahumaa ilaa yaumiddiin. Syaiun lillaahi lahum. AL-FATEHA.
Tsumma ilaa arwaahi saadaatina wa mawaaliina wa a immatinaa abi bakarin wa U'maro wa utsmaana wa aliyyi wa ilb baqiyyatish shohaabati wal qoroobati wattaabi'ina wa taabi'it taabi'iina lahum bi ihsaanin ilaa yaumiddin. Syaiun lillaahi lahum. AL FATEHAH.
Jumat, 18 Desember 2009
Rhobitho
Rhobito
Assalaa_mu’alaika Yaa maa_laikaz zamaa_ni , wa Yaa imaa_mal makani wa yaa Qoo_ima bi amrir Rohman, wa yaa waa_ritsal kitaa_bi, wa Yaa naa_iba rosuu_lillahi sholallahu ‘alaihi wa sallama. Wa yaa ahli waqtihi kulluhum, wa yaaminas samaa_i wal ardli ‘aa_idatahu waya may yunazzilal ghoitsa bi da’wa_tihi wa yudirod _dlor a’bi barokatihi syakh Abdullah Mubarok Bin Nur Muhammad ra,syekh Ahmad Shohibul Wafa Tajul Arifin ra. wa rohmatullahi wa barokaa__tuhu,
Selasa, 15 Desember 2009
Masalah ke 23
Apakah kalimat tashowwuf ada di dalam al qur'an ?
Jangankan di dalam alquran, dimulut andapun ada. Beberapa tahun usia mulud anda semenjak lahir sampai sekarang, kalimat itu sudah ada pada dirimu, kali ini baru keluar, bearti anda menanyakan apa yang telah ada pada dirimu sendiri, tetapi anda belum mengetahuinya, maka bertanya kepada yang telah sangat mengetahui, maka bertanya kpd yg telah sangat mengetahui hal itu ahlinya. Tidak boleh bertanya tentang sesuatu kepada yang bukan ahlinya.
Demikianlah alquran memberikan petunjuk kepada kita, agar usaha kita tidak sia sia. Saya bukan ahli dalam hal itu
Jangankan di dalam alquran, dimulut andapun ada. Beberapa tahun usia mulud anda semenjak lahir sampai sekarang, kalimat itu sudah ada pada dirimu, kali ini baru keluar, bearti anda menanyakan apa yang telah ada pada dirimu sendiri, tetapi anda belum mengetahuinya, maka bertanya kepada yang telah sangat mengetahui, maka bertanya kpd yg telah sangat mengetahui hal itu ahlinya. Tidak boleh bertanya tentang sesuatu kepada yang bukan ahlinya.
Demikianlah alquran memberikan petunjuk kepada kita, agar usaha kita tidak sia sia. Saya bukan ahli dalam hal itu
Sholat hajat.
Yaa Syeikh Muhyiddin.Yaa Sayyidina Muhyiddin. Yaa Maulana Muhyiddin. Yaa Makhduma Muhyiddin. Yaa Khowajah Muhyiddin. Yaa Syaah Muhyiddin. Yaa Darwiisya Muhyiddin Yaa Quthba Muhyiddin. Yaa Suthoona Muhyiddin. Yaa Ghoutsa Muhyiddin. Yaa Sayyidas Saadaati Abdul Qodir Muhyiddin, Yaa Ubaidalloh aghistnii biidznillah, wayaa syaikhots Tsaqolaini ahgitsnii waamdidnii fi qodloi haajatii...(disebut hajatnya) diakhiri dng do'a penyerahan total hanya kpd Alloh: Allahhumma lakal kullu wa bikal kullu wa minkal kullu wa ilaiykal kullu wa antal kullu wa kullul kulli birohmatika yaa arhamarrohhimiin. Artinya: Yaa Alloh hanya milik Mu semuanya, dan hanya oleh Mu semuanya, dan hanya dari Mu semuanya, dan hanya kepada Mu semuanya dan hanya Engkau segala galanya, dan semuanya dari semuanya hanya dng rohmad Mu semata mata. Yaa Alloh yang Maha pengasih diatas semuanya yang belas kasih''
Pertemuan wakil talkin
Karena sudah batal wudhu, kami segera menuju tempat wudhu untuk bersuci. Dari tempat bersuci ini kami melihat satu persatu Wakil Talqin mulai menaiki anak tangga menuju Puncak Suryalaya. Selesai bersuci, kami segera menuju bangunan makam Abah Sepuh. Puluhan Wakil Talqin telah mengambil posisi duduk bersila di depan makam Abah Sepuh di Ruang Utama.
Makam Abah Sepuh adalah sebuah bangunan yang berdiri di atas tanah seluas + 200 m2. Bangunan itu terdiri dari tiga ruangan dan memiliki pintu masuk dan keluar dari arah selatan dan timur. Jika kita masuk dari kedua pintu itu, akan tampak ruangan lapang yang menyita separuh dari keseluruhan bangunan makam. Ruangan ini adalah Ruangan Terluar.
Untuk memasuki Ruang Utama makam Abah Sepuh, jamaah harus memasuki ruang antara Ruang Terluar dan Ruang Utama. Ruang Antara itu disekat oleh dinding kaca yang transparan. Memanjang dari timur ke barat. Diantarai oleh dua buah pintu disisi paling timur dan barat yang tidak berdaun. Luasnya kira-kira sepertiga dari ruangan terluar. Sampai tulisan ini disusun, baru ada satu makam yang menempati ruang antara, yaitu makam Almh. Ibu Hj. Endah, putri Abah Sepuh di sisi paling barat.
Ruang Utama adalah tempat jasad Abah Sepuh dikebumikan. Untuk memasuki Ruang Utama, jamaah ziarah harus melewati sebuah pintu kaca yang selalu terkunci. Biasanya jarang orang yang bisa masuk ke Ruang Utama, hanya pihak keluarga Abah Sepuh dan tamu-tamu kehormatan saja yang diperkenankan memasukinya.
Jasad almarhum Abah Sepuh dikebumikan sejak tahun 1956. Pada permukaan tanah yang memendam jasad beliau yang mulia, dipasang batu nisan yang indah dikelilingi keramik berwarna abu-abu. Di atasnya kain kelambu putih menyelimuti. Tertata rapi dan disangga empat tiang di tiap sudut. Di Ruang Utama itu hanya ada satu pusara dan menyisakan banyak ruang kosong di sekelilingnya. Di ruangan kosong itulah para Wakil Talqin mengelilingi makam Abah Sepuh. Sementara itu, jamaah ziarah lain memadati Ruang Antara dan Ruang Terluar.
Mereka tunduk dalam posisi tawajuh. Menghubungkan qalbu masing-masing dengan Wali Mursyid Abah Anom dan Abah Sepuh. Keheningan menyelimuti seluruh ruangan. Keheningan dalam usaha wushul pada-Nya. Keheningan dalam kesibukan mengingat-Nya. Keheningan dalam membangun ‘komunikasi’ dengan-Nya. Keheningan dalam dzikir khofi.
Beberapa menit kemudian terdengar suara Ajengan Njen (KH. Zaenal Abidin Anwar) -satu dari tiga orang Pengemban Amanah Pangersa Abah- memimpin tawassul. Rangkaian hadharah dilantunkan diikuti pembacaan Surah Al Fatihah oleh jamaah ziarah, demikian berseling antara hadharah dan Surat Al Fatihah berulang selama tujuh kali. Setelah itu terdengar jelas para jamaah melantunkan surat-surat terakhir di dalam Al Qur’an. Hingga tuntas rangkaian wirid tawassul TQN Suryalaya.
Tidak lama berselang, kalimat thoyyibah terdengar. Seluruh jamaah ziarah mengucapkannya dengan mantap. Dzikir Laa ilaaha ilallaah terdengar bergemuruh. Menyesaki ruang-ruang kosong nurani. Terhujam di dada sebelah kiri, setiap satu kata terakhir kalimat thoyyibah terucap. Berulang dan berulang. Memunculkan getaran cinta kepada Sang Maha Pengasih.
Damai rasanya berziarah beserta orang-orang pilihan Wali Mursyid Abah Anom. Qalbu ini seakan-akan ikut tertarik dalam rangkaian gerbong mahabbah. Meniti setapak demi setapak alam ruhaniah. Membangun kedekatan dengan orang-orang yang dekat dengan Wali Mursyid. Menyelaraskan frekuensi dzawqiyah dalam bimbingan mulia Sang Wali Mursyid untuk ma’rifah kepada-Nya.
Setelah kira-kira duapuluh menit berlalu dalam intensitas dzikir jahr, terdengar kemudian suara KH. Nur Anom Mubarak bin KH. Abdullah Mubarak -Pengemban Amanah Pangersa Abah yang juga adik bungsunya- melantunkan doa penutup dzikir jahr. Kiyai yang berwajah mirip Abah Sepuh ini dengan perlahan dan khusyu’ memimpin jamaah ziarah melakukan permohonan kepada Sang Penjawab Segala Do’a. Suaranya yang timbul tenggelam di antara desiran angin sejuk Puncak Suryalaya menggetarkan nurani siapapun yang mendengar. Sesekali terdengar isakan tangis dari beberapa jamaah ziarah, entah karena haru atau saking khusyu’nya memadukan rasa. Mengharap kepada Sang Maha Pengampun untuk menghapus dosa karena segala maksiat dan ghaflah.
Tiga kali rangkaian surat Al Fatihah bergemuruh setelah itu. Menyeruak dari lisan jamaah ziarah mengiringi hadharah yang dipimpin KH. Nur Anom. Pertanda akan dimulainya dzikir yang tersembunyi. Bermunajat kepada Rabbul Izzati. Ber-afirmasi bahwa hanya Dia lah yang dimaksud dan ridha-Nya yang dicari. Sama-sama berharap didatangkan-Nya anugerah mahabbah dan ma’rifah kepada-Nya. Keheningan kembali meliputi suasana. Tunduk dalam tawajuh. Mengaitkan dzawq dalam robithoh.
Puji syukur tak terhingga tertuju kepada Sang Maha Pemberi Rahmat. Menyaksikan dan turut serta dalam prosesi ziarah bersama puluhan Wakil Talqin yang hanya dilakukan dua kali setahun merupakan rezeki luar biasa. Mudah-mudahan ALLAH SWT selalu membimbing mereka dalam melaksanakan tugas-tugas Pangersa Abah. Mendakwahkan kepada umat di seluruh dunia jalan terdekat dan termudah untuk wushul kepada-Nya. Menyebarkan tasawuf dan TQN Suryalaya kepada penghuni dunia untuk diamalkan, menuju kebangkitan kembali Islam. (han)
do'a supaya tidak lupa pd Allah
DOA RASUL MUHAMMAD SAW SUPAYA TIDAK LUPA HATINYA KEPADA ALLAH SWT
Allahumma la tuhyina ala goflatin wala tuakhidna ala girotin waj'al akhira kalamina yamaulana minadunya koula la ilaha illallah muhamadurosulullah
Langganan:
Postingan (Atom)








