Amalan

THORIQOOT QOODIRIYYAH WAN NAQSABANDIYYAH PONDOK PESANTREN SURYALAYA SYEKH AKMAD SHOHIBUL WAFA TAJUL ARIFIN ( ABAH ANOM )

Rabu, 16 November 2011

http://inayahfm.listen2myradio.com

http://inayahfm.listen2myradio.com

radio inayah

http://inayahfm.listen2mymusic.com/

Rabu, 10 Agustus 2011

TQN Losari: LIVE STREAMING INAYAH FM

TQN Losari: LIVE STREAMING INAYAH FM: "Browser not supported <--- VIA WINAMP"

Minggu, 10 Juli 2011

TATA CARA PELAKSANAAN SHOLAT SUNNAT NISFU SYA'BAN TAHUN 1432 H


Shalat sunat Nisfu Sya'ban tahun ini, dilaksanakan pada hari Minggu malam Sabtu, tanggal 16 Juli 2011 M (malam 15 Sya'ban 1432 H). Pada malam ini, ditutuplah "Buku Catatan Perjalanan Hidup" setiap manusia. Dan akan dibuka lembaran buku baru untuk tahun yang akan datang. Kita berharap, akhir dan awal dari lembaran buku catatan hidup kita diisi dengan amal kebaikan. Salah satunya adalah dengan melaksanakan Shalat sunat Nisfu Sya'ban. Shalat ini sebanyak 100 rakaat, 1000 kali membaca qulhuwalloohu ahad (QS Al-Ikhlash). Baca juga Maklumat Abah Anom yang ditandatangani pada 1 Juni 1982 mengenai hal ini. Baca Maklumatnya .
Niatnya : Usholli sunnatan nisfu sya'ban rok'ataini (imaaman/ma'muuman) lillahi ta'alaa. Allaahu akbar
(Aku niat shalat sunat nisfu sya'ban 2 rakaat (menjadi imam/makmum) karena Allah Ta'ala. Allahu akbar.
Banyaknya : 100 rakaat (50 kali salam) lebih baik berjamaah.
Bacaannya: Setiap rakaat setelah Fatihah membaca surat al-Ikhlas (Qulhu walloohu ahad) 10 kali
Waktunya : Setelah shalat sunat ba'diyah Maghrib kemudian dilanjutkan setelah Isya (Fardhu Maghrib, dzikir, ba'diyah Maghrib, Nisfu Sya'ban, (masuk Isya), shalat sunat qobliyah Isya, Fardhu Isya, Ba'diyah Isya, dzikir, lanjutan Nisfu Sya'ban;).
Do'a setelah shalat sunat Nisfu Sya'ban:
Artinya : "Ya Allah! Tuhan yang membangkitkan dan tak ada yang sanggup membangkitkan kecuali Dia, ya Tuhan yang Maha Luhur dan Agung dan yang Maha Pemurah memberi nikmat-nikmat. Tidak ada Tuhan yang lain melainkan Engkau yang menolong orang-orang yang memohon pertolongan dan melindungi orang-orang serta mengamankan dari sekalian yang dikhawatirkan dan ditakuti.
Ya Allah andai kata telah ditakdirkan di sisi Mu akan daku dalam buku Azaly, bahwa aku celaka dan sedikit rezeki, terusir dan diharamkan akan daku maka hapuskanlah (apa-apa yang tercatat/tertulis dalam buku Azaly itu) dengan kemurahan-Mu. Dan tetapkanlah di sisi-Mu dalam buku Azaly itu (tukarkanlah akan keadaan di azalyku itu) dengan kebahagiaan lagi memperoleh rezeki yang dipergunakan untuk kebaikan, sesungguhnya Engkau berkata dan kata-kata-Mu adalah benar; sebagaimana tercantum di dalam Kitab-Mu yang Engkau turunkan atas lisan Nabi-Mu yang diutus (Muhammad saw.), "Yakni dihapuskan Allah barang yang dikehendakinya (perkataan/pernyataan yang menyimpang) dan ditetapkan-Nya di sisi-Nya di Azaly".
Ya Allah dengan keagunganMu pada malam Nisfu Sya'ban yang mulia / berkat ini, yang memisahkan kepadanya tiap-tiap perkara/keada


 
PONDOK PESANTREN SURYALAYA
Desa Tanjungkerta - Kecamatan Pagerageung
Kabupaten Tasikmalaya

Pos Box No. 1 Panumbangan Tasikmalaya

MAKLUMAT
Dari : Sesepuh Pondok Pesantren Suryalaya
Kepada : 1. Pengurus Yayasan Serba Bakti PPS
2. Sesepuh Ikhwan TQN PPS
3. Muballigh Muballighoh PPS
4. Ikhwan Tarekat Qoodiriyyah Naqsyabandiyyah PPS
Assalamu'alaikum wr.wb.
1. Sebagaimana kita maklumi bersama bahwa setiap bulan Sya'ban kita juga melaksanakan Shalat Sunnat Nisfu Sya'ban. Hal tersebut kita laksanakan berdasarkan keterangan dari Hadits Nabi Saw. yang terdapat dalam kitab al-Ghoniyyah litthoolibi thoriqil haq lisyaikhi 'abdil qoodiiril jailanil hasani (Dari kitab Ghoniyyah bagi orang-orang yang mencari jalan Allah yang haq, karangan Syekh Abdul Qodir Jailani keturunan Hasan bin 'Ali) halaman 192.
Artinya : Fasal ini menerangkan tentang shalat yang berlaku pada malam Nisfu Sya'ban. Adapun shalat yang dilaksanakan pada malam Nisfu Sya'ban adalah 100 rakaat dengan 1000 kali membaca Qul huwalloohu ahad. Pada setiap rakaat setelah membaca Fatihah kemudian membaca Qul Huwalloohu ahad 10 kali. Dan shalat semacam ini disebut sholaatul Khoiir; bermacam-macam keberkahannya. Ulama shalaf yang sholeh selalu berkumpul untuk melaksanakan shalat ini (shalat Nisfu Sya'ban) serta dilaksanakan dengan cara berjamaah. Di dalam shalat sunat nisfu ini terdapat keutamaan yang banyak dan pahala yang berlipat ganda.
Diriwayatkan dari al-Hasan Rohimahullooh, sesungguhnya ia berkata : telah memberitakan kepadaku 30 orang Sahabat-sahabat Rasulullah Saw. "Sesungguhnya siapa-siapa yang mengerjakan shalat pada malam ini yakni (malam Nisfu Sya'ban), maka Allah memberi kepadanya 70 kali penglihatan dan Allah memberi kepadanya pada setiap penglihatan 70 kebutuhan, pemberian yang paling rendah adalah ampunan Allah Swt.

2. Himbauan khusus kepada para Muballigh PP. Suryalaya. Abah mengharapkan kiranya agar para Muballigh :
a. Tetap menjadi contoh tauladan bagi para kaum Muslimin Muslimat Ikhwan Tarekat Qoodiriyyah Naqsyabandiyyah baik tingkah lakunya, ucapannya, perbuatannya maupun amaliyahnya.
b. Sebaiknya atau diharuskan untuk menseponsori dalam kebaikan, khususnya dalam amaliyah ubudiyah dan hendaknya selalu tampil menjadi pimpinan/imam begi para Ikhwan untuk melaksanakan shalat berjamaah, dzikir, khotaman dan ibadah-ibadah lainnya.
c. Dikala akan berdakwah ditengah-tengah Ikhwan TQN harus diawali dengan ibadaha berjamaah (shalat, dzikir, khotaman dan lain-lain). Kemudian harus menjadi keyakinan para Muballigh Muballighoh bahwa menyampaikan ilmu itu harus dapat dan harus bisa mengalamkan terlebih dahulu apa-apa yang telah di sampaikan kepada para Ikhwan TQN.
Bukankan Allah berfirman di dalam al-Qur'an surat al-Baqarah ayat 44 yang telah sama-sama kita ketahui :
Artinya : Mengapa kamu menyuruh orang lain (mengerjakan) kebaktian/kebajikan, sedang kamu melupakan diri (kewajiban)mu sendiri, padahal kamu membaca? Maka tidakkah kamu berfikir?
d. Jangan bertentangan segala ucap laku dengan TANBIH, yang isinya antara lain "Mengikuti perintah agama dan negara"
e. Agar lebih memperbanyak/memperdalam ilmu pengetahuan, baik pengetahuan agama maupun pengetahuan umum dalam rangka berhasilnya pelaksanaan dakwah islamiah.
Demikian penjelasan mengenai shalat sunnat Nisfu Sya'ban. Mudah-mudahan amal kita semua mendapat ridho dari Allah Swt. Dan mudah-mudahan para Muballigh Muballighoh tambah giat dalam melaksanakan dakwah islamiyah di bumi negara tercinta ini, demi berkembangnya agama Islam umumnya dan Tarekat Qoodiriyyah Naqsyabandiyyah pada khususnya.
Wa'alloohi tawakkalna wailahil mashiir
Wassalamu'alaikum wr.wb.


Minggu, 30 Januari 2011

TATA CARA PELAKSANAAN SALAT SUNAT LIDAF'IL BALA

TATA CARA PELAKSANAAN SALAT SUNAT LIDAF'IL BALA

Sholat Sunat Lidaf'il Bala Rabu Terakhir Bulan Shofar pada tahun ini dilaksanakan pada tanggal 2 Pebruari 2011. dilaksanakan pada pagi hari setelah sholat Isyraq, Isti'adzah dan Istikharah.

Pelaksanaan sholat sunat Lidaf'il Bala diambil dari keterangan yang tercantum dalam kitab al-Jawahir al-Khomsi halaman 51-52. dilaksanakan pada pagi hari Rabu terakhir bulan Shofar, sebanyak 4 rakaat 2 kali salam. Niatnya :
Setiap rakaat ba'da fatihah membaca :
- Surat al-Kaustar 17 kali,
- Surat al-Ikhlash 5 kali,
- Surat al-Falaq dan an-Nas masing-masing 1 kali

Sebelum melaksanakan sholat membaca istighfar :
Abdi neda panghampura. Ka Gusti Allah nu Agung, Ka Gusti Allah nu Agung. Teu aya deui Pangeran. Anging Allah, Anging Allah, anu hurip anu jumeneng ku Anjeun. Abdi tobat ka Pangeran, Abdi tobat ka Pangeran, saperti abdi nganiaya. Teu ngamilik diri abdina pribadi. Teu ngamilik madhorotna. Teu ngamilik manfaatna. Teu ngamilik kana maotna. Teu ngamilik kana hirupna. Teu ngamilik pigelarna.
(Saya memohon ampun kepada Allah yang Maha Agung. Saya mengakui bahwa tidak ada Tuhan selain Allah. Tuhan yang hidup terus dan berdiri dengan sendiri-Nya. Saya mohon taubat selaku seorang hamba yang banyak berbuat dosa, yang tidak mempunyai daya upaya apa-apa untuk berbuat mudharat atau manfaat untuk mati atau hidup maupun bangkit nanti.
Do'a setelah shalat lidaf'il Bala:
Artinya : "Ya Alloh, aku berlindung kepada-Mu dengan kalimat-Mu yang sempurna dari angin merah dan penyakit yang besar di jiwa, daging, tulang dan urat. Maha Suci Engkau apabila memutuskan sesuatu hanyalah berkata kepadanya, "Jadilah" maka "jadilah ia".


BERITA DUKA

INNA LILLAHI WA INNA ILAIHI ROJI'UN Telah berpulang ke Rahmatulloh Bapak Zainal Asikin pada hari sabtu 29 Januari 2011 M bertepatan dengan tanggal 24 Safar 1432 H pada pukul 14.10 WIB di kediamannya Komplek Kampus Latifah Mubarokiyah Pondok Pesantren Suryalaya..
Almarhum merupakan salah satu pengurus Yayasan Serba Bakti Suryalaya Pusat masa hidmat 2008-2013 dengan jabatan sebagai sekretaris I. Semasa hidupnya beliau berkiprah di Yayasan Serba Bakti Suryalaya sejak tahun 1980-an dan banyak membantu kegiatan kegiatan yang dilaksanakan oleh Pondok Pesantren Suryalaya. Bagi ikhwan yang sering mengikuti amaliah manaqib di Suryalaya tentu pernah melihat eksistensi almarhum atau mendengar suaranya ketika beliau mengatur jalannya acara pelantikan pelantikan pengurus Yayasan Serba Bakti yang ada di daerah-daerah sebelum amaliah manaqib dimulai. Selain itu beliau juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial yang lainnya. Beliau menghembuskan nafas terakhirnya dalam usia 65 tahun..

      Kepada ikhwan dan akhwat TQN Pondok Pesantern Suryalaya dimohon dengan ikhlas untuk melaksanakan salat ghoib, tahlil serta do'a-do'a yang lainnya dikhususkan untuk almarhum. Seperti yang tercantum dalam SURAT EDARAN Yayasan Serba Bakti suryalaya Pusat nomor 257/YSB-PPS/B.1/I/2011..
SEGENAP PENGURUS WEBSITE SURYALAYA.ORG TURUT BERBELA SUNGKAWA DAN MENDO'AKAN
SEMOGA IMAN, ISLAM, IHSAN DAN AMAL IBADAH ALMARHUM DITERIMA OLEH ALLAH SWT. AMIN...




SURAT KEPUTUSAN Nomor : SKEP.360.PPS.XI.2008 TENTANG PENETAPAN / PENGANGKATAN PENGURUS YAYASAN SERBA BAKTI PONDOK PESANTREN SURYALAYA MASA HIDMAT 2008 - 2013

PONDOK PESANTREN SURYALAYA
Desa Tanjungkerta - Kecamatan Pagerageung 46158
Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat - Indonesia

Telp. (0265) 454830-455801 Fax. (0265) 455830

SURAT KEPUTUSAN
Nomor : SKEP.360.PPS.XI.2008
TENTANG
PENETAPAN / PENGANGKATAN PENGURUS
YAYASAN SERBA BAKTI PONDOK PESANTREN SURYALAYA
MASA HIDMAT 2008 - 2013




Bismillahirrahmanirrahim
Dengan mengharap ridho Allah Subhanahu Wata'ala
SESEPUH PONDOK PESANTREN SURYALAYA


MENIMBANG :
Bahwa dalam rangka pelaksanaan dan kelancaran tugas organisasi Yayasan Serba Bakti Pondok Pesantren Suryalaya, maka dipandang perlu segera terbentuk pengurus inti masa bakti tahun 2008 - 2013.
MENGINGAT :
  1. Tanbih Wasiyat Syaikhuna Almukarrom Syaikh H. Abdullah Mubarok Bin Nur Muhammad tanggal 13 Februari 1956.
  2. Surat Pernyataan Sesepuh Pondok Pesantren Suryalaya Nomor 211.PPS.X.1998 tanggal 11 Jumadil Akhir H / 2 Oktober 1998 M.
  3. Berakhirnya masa bakti Pengurus Organisasi di Lingkungan Pondok Pesantren Suryalaya tahun 2003 - 2008 pada tanggal 7 Oktober 2008, berdasarkan Surat Keputusan Sesepuh Pondok Pesantren Suryalaya. Nomor : SKEP.064.PPS.X.2003 tanggal 7 Oktober 2003, khusus mengenai PENGURUS YAYASAN SERBA BAKTI PONDOK PESANTREN SURYALAYA.
MEMPERHATIKAN :
  1. Undang-undang No. 16 Tahun 2001 tentang YAYASAN
  2. Perkembangan dan kemajuan Pondok Pesantren Suryalaya dalam mensosialisasikan Thariqah Qadiriyah Naqsabandiyah baik di dalam maupun di luar negeri.
  3. Hasil rapat Panitia Kecil tanggal 22 Oktober 2008 di lantai II Madrasah Pondok Pesantren Suryalaya.
MEMUTUSKAN
MENETAPKAN :
  1. Menetapkan dan mengangkat Kepengurusan (Inti) Yayasan Serba Bakti Pondok Pesantren Suryalaya yang baru masa bakti 2008 - 2013, sesuai ketentuan UU Nomor 16 tahun 2001, yang nama-namanya sebagaimana tercantum pada Lampiran Surat Keputusan ini.
  2. Dengan ditetapkannya Surat Keputusan ini, maka Surat Keputusan Sesepuh Pondok Pesantren Suryalaya, Nomor : SKEP.064.PPS.X.2003 tanggal 7 Oktober 2003, khusus mengenai Susunan Pengurus Yayasan Serba Bakti Pondok Pesantren Suryalaya (Lampiran II), dinyatakan tidak berlaku lagi.
  3. Surat Keputusan ini mulai berlaku sejak ditetapkannya dengan catatan apabila dikemudian hari ternyata ada kekeliruan atau kekurangan, akan diadakan perbaikan sebagaimana mestinya.
 
Surat keputusan ini disampaikan kepada yang berkepentingan untuk diketahui dan dilaksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab.
Ditetapkan Di :
Pada tanggal : 
Suryalaya
11 Dzulqodah 1429 H

09 November 2008 M
Sesepuh,
KH. A. Shohibulwafa Tajul Arifin ra.

Pengikut